Sabtu, 16 April 2011



Ass Wr Wb
buat teman" Dentistry saya cman mw sharing dan mau bantu aja buat yg masih bingung setelah kita jd dokter gigi (amin) tp bingung mw menentukan spesialis apa!!

Nah ..


Berikut ini adalah 7 macam dokter gigi spesialis:

1. Spesialis anak/pedodontis (Gelar: Sp. KGA)
Dokter gigi ini mempunyai keahlian khusus untuk menangani pasien anak-anak. Mulai dari pertumbuhan dan perkembangan giginya sampai psikologis anak dalam hal ini apabila sang anak mempunyai masalah rasa takut terhadap dokter gigi ataupun apabila sang anak sangat sulit untuk dilakukan perawatan oleh dokter gigi umum. Anak-anak dengan keterbatasan (cacat) juga dapat dirawat oleh dokter gigi ini.

2. Spesialis konservasi gigi (Gelar: Sp. KG)
Konservasi maksudnya adalah sebisa mungkin mempertahankan dan mengembalikan fungsi normal gigi. Perawatan yang dilakukan dokter gigi ini adalah penambalan, perawatan saluran akar/endodontik (gigi yang sakit berdenyut ataupun berlubang besar), dan estetik (pemutihan dan memperbaiki bentuk gigi).

3. Spesialis prostodontis (Gelar: Sp. Pros)
Dokter gigi ini mempunyai keahlian untuk membuat berbagai jenis gigi tiruan, mulai dari yang lepasan maupun gigi tiruan cekat. Berbeda dengan tukang gigi yang mungkin Anda jumpai di jalan-jalan, dokter gigi ini juga mempertimbangkan agar gigi tiruan tersebut dapat diterima secara biologis oleh mulut sehingga aspek kesehatan mulut tetap terjaga.

4. Spesialis penyakit mulut (Gelar: Sp. PM)
Untuk kasus-kasus penyakit mulut yang tidak biasa, seperti sariawan yang tidak kunjung sembuh, berbagai luka maupun kelainan di mukosa mulut, biasanya ditangani oleh dokter gigi ini mulai dari diagnosis sampai perawatannya. Terkadang dokter gigi ini bekerja sama dengan spesialis bedah mulut apabila diperlukan tindakan pembedahan.

5. Spesialis bedah mulut (Gelar: Sp. BM)
Ahli bedah mulut melakukan berbagai perawatan bedah seperti membuang kista, tumor, ataupun pencabutan gigi yang sulit. Mereka juga memperbaiki patah ataupun retak tulang rahang, maupun masalah sendi rahang yang memerlukan tindakan bedah. Selain itu, ahli bedah mulut juga melakukan tindakan seperti bedah plastik untuk memperbaiki wajah, misalnya pada kasus bibir sumbing.

6. Spesialis ortodontis (Gelar: Sp. Ort)
Perawatan yang dilakukan untuk mendapatkan susunan gigi yang rapi dan teratur dilakukan oleh ortodontis. Namun, untuk kasus yang sederhana masih bisa dilakukan oleh dokter gigi umum.

7. Spesialis periodonsia (Gelar: Sp. Perio)
Dokter gigi ini menangani kasus-kasus yang berhubungan dengan jaringan pendukung gigi diantaranya gusi, dan jaringan pendukung gigi lainnya yang lebih dalam. Perawatan yang dilakukannya mulai dari skeling membersihkan karang gigi, sampai bedah periodontal.
Kalau Ada tambahan Atau ada Yg salah mohon di coment ^^ Makasih

Halitosis "Bau Mulut"



Defenisi
Halitosis adalah istilah yang digunakan untuk bau mulut ketika si penderita menghembuskan nafasnya tapi beda ya sama bau jengkol :D
Etiologi

Kebersihan mulut yang buruk, sehingga jumlah bakteri sangat banyak dalam mulut dan di permukaan
lidah. Tanpa pembersihan mulut yang baik, sisa makanan akan tertinggal dalam mulut dan menjadi
lingkungan yang cocok untuk bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan bau pada mulut.
Selain itu, sisa makanan yang menempel pada gigi, gusi, dan lidah akan menyebabkan gingivitis
(radang gusi) dan gigi berlubang, sehingga akan meningkatkan bau mulut dan rasa yang tidak enak di
dalam mulut.
Gambar : Buruknya kebersihan mulut dapat menyebabkan halitosis
1. Pembersihan gigi tiruan yang kurang baik .
Gigi tiruan yang tidak dibersihkan dengan baik menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri pada permukaan gigi tiruan sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.
2.Penyakit gusi atau jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi).
3. Penyakit sistemik. Bau mulut dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit tertentu,misalnya infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, diabetes, atau kelainan pada hati.
4. Xerostomia (mulut kering).
5. Pemakaian beberapa obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mulut menjadi kering, terutama
obat-obatan untuk mengatasi depresi dan tekanan darah tinggi. Xerostomia juga dapat disebabkanoleh kelainan pada kelenjar ludah sehingga produksi ludah menurun. Selain itu, kebiasaan bernapas lewat mulut juga dapat menyebabkan mulut cenderung menjadi lebih kering.
6. Merokok.

"jadi intinya Oral hygiene harus baik & menjaga kondisi tubuh agar tetap baik"

Penanggulanya..

1. Menjaga OH yang Baik dengan cara :
  • Sikat Gigi Teratur Minimal 2x Sehari
  • Pastikan tidak ada Plak yang tertinggal
  • Bersihkan Permukaan lidah
  • Apabila memiliki gigi bolong tambal donkkk ^^
  • Buat yang kelebihan rezeki bisa pakai obat kumur
2. Mengatur Pola Makan "Diet Control"
3. Berhenti MEROKOK!!!
4. Lakukan konsultasi dengan dokter bila halitosis berkaitan dengan penyakit sistemik.
5. Pada kasus-kasus xerostomia tertentu, dokter gigi mungkin akan memberikan saliva buatan.
Perbanyak minum air putih dan konsumsi sayuran serta buah-buahan.
6. Scaling (pembersihan karang gigi)






TGL 16 - 04 - 2011

Hari ini Pukul 19:49 saya baru membuat blog maaf belum ada ide ..
next time akan di lanjutkan ^^